Tugas Flight Operation Officer (FOO) Dalam Dunia Penerbangan

Tugas Flight Operation Officer

Tugas Flight Operation Officer

Jabatan Flight Operations Officer (FOO) belakangan sering disebut sejak Peristiwa Jatuhnya Pesawat AirAsia QZ 8501 di perairan Selat Karimata, Minggu (28/12/2017).

Keterkaitan itu muncul setelah diketahui bahwa Pilot dan FOO tidak melakukan Briefing (Pengarahan) sebelum Penerbangan dilakukan. Termasuk, tidak diambilnya data cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Nah, Sebenarnya, Seberapa Penting Peran Flight Operations Officer (FOO) dalam Sebuah Penerbangan? Berikut ulasan singkat, yang dikutip dari berbagai sumber.

  1. Definisi Flight Operations Officer (FOO) adalah personal yang mempunyai otorisasi dan bertugas sebagai orang yang mempersiapkan dan melaksanakan rencana penerbangan.
  2. Tugas Flight Operations Officer (FOO) adalah menyiapkan kebutuhan serta merencanakan operasional dan melaksanakan suatu penerbangan yang aman, nyaman efisien dan tepat waktu.
  3. Wewenang Flight Operations Officer (FOO) adalah memberikan masukan atau rekomendasi kepada pilot atas kelayakan terbang pesawat, cuaca, kebutuhan fuel, kemampuan daya angkut, serta analisa lain yang berkaitan dengan suatu penerbangan.
  4. Peran Flight Operations Officer (FOO) adalah mitra pilot dan sebagai pusat Informasi yang berkaitan dengan penerbangan tersebut dan mempunyai posisi yang setara dengan pilot.
  5. Fungsi Flight Operations Officer (FOO) adalah melakukan kegiatan operasi berdasarkan ketetapan regulasi penerbangan sesuai dengan aturan aturan yang berlaku dalam dunia penerbangan sipil.

Flight Operation Officer (FOO) merupakan Salah Satu Profesi di Dunia Penerbangan. Secara Garis Besar, Fungsi FOO bisa dibedakan menjadi 3 yakni:

  • Operation Controller;
  • Flight Dispatc; dan
  • Flight Following.

Jika dielaskan secara Rinci, ada beberapa Fungsi dari Flight Operation Officer (FOO) yang bisa Anda ketahui, Yaitu Seperti berikut ini:

  • Melakukan segala persiapan sebelum Penerbangan dengan cara menghitung Performance Pesawat dimana ini berfungsi untuk menentukan batasan dari berat pada saat Pesawat tinggal landas meskipun pada saat Pesawat mendarat.
  • Menghitung central or gravity atau keseimbangan Pesawat sehingga Pesawat akan tetap seimbang.
  • Mendapatkan fuel atau bahan bakar yang paling efisien atau ekonomis.
  • Membuat analisa akan cuaca untuk pada stasiun keberangkatan, kedatangan dan alternate untuk membuat kepastian bahwa cuaca pada semua stasiun telah aman dan sesuai dengan standard yang telah ditetapkan.
  • Membuat analisa NOTAM (Notice to Airman) untuk memastikan bahwa tak ada apapun ynag bisa memberikan dampak buruk atas operasi Penerbangan.
  • Merencanakan banyak hal seperti ketinggian Pesawat, Rute Penerbangan, berat Pesawat, dll
  • Memberikan briefing kepada Pilot
  • Menandatangani dispatch release bersama Pilot sebagai tanda bahwa rencana Penerbangan telah aman, ekonomis dan nyaman
  • Memberikan informasi akan cuaca, dll.

Biasanya FOO akan terus memantau hingga Pesawat telah mendarat serta misi FOO telah dianggap selesai.

Setelah Pesawat mendarat pun, FOO akan melakukan de-briefing bersama dengan Pilot untuk memperoleh informasi terbaru sepanjang Penerbangan untuk membuat perencanaan akan Penerbangan selanjutnya.

Menjadi seorang FOO pun Tidak mudah. Karena, FOO harus memiliki Lisensi atau Sertifikat Tanda Kecakapan Petugas yang dikeluarkan oleh Direktorat Serifikasi Kelaikan Udara (DSKU) serta yang diatur dalam Peraturan Keselamatan Penerbangan atau CASR 121.

Peran Strategis FOO Dalam Dunia Penerbangan

FOO memiliki peran yang sangat strategis di dalam Dunia Penerbangan, Terutama untuk membuat perhitungan yang ekonomis. Namun, tetap aman dan nyaman untuk sebuah Penerbangan. Peran peran tersebut adalah seperti berikut ini:

  • Membuat Rute Penerbangan yang paling pendek.
  • Menentukan The Nearest Alternate atau Alternatif yang tidak terlalu jauh dari tujuan penerbangan.
  • Merencanakan C of G yang paling tepat untuk mengurangi konsumsi bahan bakar saat penerbangan.
  • Membuat perencanaan Extended Twin Engine Operation / ETOPs untuk bisa mempersingkat jarak tempuh pada sebuah Penerbangan
  • Membuat perencanaan dengan menggunakan re-dispatch model untuk mengurangi bahan bakar serta menaikkan muatan agar menghasilkan uang namun tetap sesuai dengan peraturan yang berlaku
  • Memastikan bahwa operasi Penerbangan atau Ontime Performance berjalan dengan tepat dan aman.
  • Memastikan bahwa semua rencana operasi Penerbangan bisa dilakukan dengan ekonomis dan aman

Profesi untuk menjadi seorang FOO sangatlah strategis dan merupakan sebuah jenis Profesi di Dunia Penerbangan yang seringkali dibutuhkan, bahkan hingga di luar negeri.

Selain Tugasnya yang strategis, seorang FOO pun biasanya harus memiliki Lisensi yang valid dari rekomendasi beberapa badan terkait di Dunia. Lisensi tersebut bahkan selalu diaudit secara teratur, sehingga profesi FOO ini sangat dilirik oleh Dunia Internasional.

Untuk memulai mengear cita cita Anda menjadi Seorang FOO, maka tentu saja Anda harus mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Khusus FOO di Sekolah Penerbangan.

Dengan Begitu, Anda akan Mendapatkan Lisensi dan Mendapat Banyak Pengetahuan, Ilmu Serta Kemampuan untuk Menjadi Seorang FOO yang Profesional dan Siap Kerja.

Itulan Tugas Flight Operation Officer (FOO) Dalam Dunia Penerbangan.

Semoga Bermanfaat, Sekian & Terimakasih..

Spread The Love..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Open WhatsApp
Butuh Bantuan?
Butuh Bantuan?
Hubungi Kami di WhastApp..